Prisma

Demokrasi: Tantangan Tanpa Akhir, Sebuah Wawancara dengan Prof. Herbert Feith

Pengantar

Ada sebuah nama dan sebuah buku yang tak lepas dari kutipan ketika orang menulis atau membicarakan Indonesia, di luar negeri atau di dalam negeri. Namanya Profesor Doktor Herbert Feith. Bukunya berjudul: The Decline of Constitutional Democracy in Indonesia (Cornell University Press, 1962) yang sudah menjadi klasik tentang politik Indonesia moderen. Masih ada lagi yang patut disebut: Indonesian Political Thinking (bersama Lance Castles). Dengan buku-buku tersebut ditambah puluhan bahkan ratusan artikel, ceramah dan kertas kerja tentang Indonesia, Prof. Herbert Feith dikenal sebagai pengamat Indonesia yang tekun dan teliti.

Dilahirkan di Wina, Austria, 3 November 1930. Dalam umur 9 tahun (1939) beremigrasi ke dan menjadi warganegara Australia. Belajar sejarah dan ilmu politik di University of Melbourne. Setelah tamat dari Universitas tersebut bekerja sebagai pegawai Kementrian Penerangan Indonesia di Jakarta (1951-53 dan 1954-56). Pada tahun 1957-60 mempersiapkan tesis Doktor dan berhasil mempertahankan disertasi dengan judul yang kelak menjadi bukunya The Decline of Constitutional Democracy in Indonesia. Sejak 1962 mengajar di Monash University dalam departemen ilmu politik. Tahun 1967 mengajar sebagai profesor tamu di Universitas Indonesia. Dan sejak tahun 1968 tidak lagi menginjak Indonesia.

Bulan Januari 1978, 10 tahun berselang, mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Indonesia selama 2 bulan. 11 Februari 1978 Aswab Mahasin, Sjahrir, Daniel Dhakidae dari Prisma mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai Prof. Herbert Feith selama 4 jam.

Kalau sekiranya pemberontakan di Indonesia, adalah tantangan terhadap demokrasi yang setiap saat kembali berulang, maka apakah demokrasi buat Indonesia di saat tiada lagi pemberontakan? Apakah demokrasi semakin meningkat atau semakin menurun? dan apa prospeknya? Inilah jawaban Prof. Herbert Feith. Redaksi.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan