Prisma

Ditempa Pertarungan Modal Industri Pertelevisian di Indonesia Pasca-Otoritarianisme*


*Versi awal makalah berjudul “The Television Industry in Post-authoritarian Indonesia” ini pernah dipresentasikan dalam lokakarya “A Quarter Century of the Rise of Capital in Indonesia,” Asia Research Centre, Murdoch University, Australia, 13 April 2012. Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Noor Cholis.

Artikel ini membahas pertumbuhan kapital di media penyiaran di Indonesia setelah era reformasi. Mengikuti studi Richard Robison dalam Indonesia: The Rise of Capital, artikel ini menyatakan pertumbuhan kapital di industri media mengikuti alur kepentingan modal sekaligus politik. Dalam proses akumulasi itu, kepentingan kapital mencoba menundukkan regulasi yang dihasilkan oleh semangat reformasi dan demokratisasi. Dalam pertarungan pertumbuhan modal, industri media melakukan spasialisasi horisontal dan vertikal, termasuk afiliasi kepentingan politik.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan