Prisma

Ibuisme Generasi Z: Tidak Mati, Hanya Bersalin Rupa

Judul               : Ibuisme Negara: Konstruksi Sosial Keperempuanan Orde Baru

Penulis             : Julia Suryakusuma

Penerbit           : Komunitas Bambu, 2021

Tebal               : xlviii + 232 halaman

ISBN               : 978-623-7357-28-5

Ingatan dan pengenalan seseorang terhadap konstruksi gender dalam masyarakat umumnya tidak terbentuk secara monolitik—sebagai sesuatu yang terbentuk utuh, sekali jadi, berasal dari ruang hampa—melainkan lebih sebagai gabungan fragmen-fragmen peristiwa dan pengalaman yang diproses pikiran menjadi konsepsi yang menyerupai mosaik. Pertambahan usia kemudian menyebabkan konsepsi abstrak itu berkembang dan diperkaya interaksi seharihari. Dalam hal ini, pengalaman saya dalam mengenal konstruksi kelelakian maupun keperempuanan di dalam sebuah masyarakat heterogen dapat dijadikan contoh empirik.

Sejauh ingatan saya, sekitar 14-15 tahun lalu, ketika masih belajar di taman kanakkanak, ibu mengajak saya ke sebuah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang terletak 50 meter di belakang rumah. Di sana, seperti balita lain, berat dan tinggi badan saya diukur, dicatat, dan setelah periksa ini-itu, saya diberi segelas kecil bubur kacang hijau. Semua petugas Posyandu itu, mulai dari petugas penimbangan, pencatatan, sampai yang membagikan porsi kacang hijau adalah perempuan. Kepada saya, ibu memperkenalkan perempuan-perempuan itu sebagai “ibuibu Posyandu.” Pada kesempatan lain, saat dijemput pulang belajar di taman kanak-kanak, ayah dan saya melewati pos pengamanan perumahan kami dan melihat dua atau tiga orang laki-laki bersetelan biru tua. Ayah memperkenalkan orang-orang itu sebagai “bapakbapak satpam.”

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan