Prisma

Ikhtiar Ahmad Wahib: Sebuah Corak Reformasi dalam Islam

Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib, (Jakarta: LP3ES, 1981), xii + 352 halaman.\

Seusai menulis laporannya yang terakhir sebagai calon reporter majalah Tempo tentang “Politik penelitian di ITB”, Ahmad Wahib keluar. Ia keluar untuk selama-lamanya. Saat itu kira-kira pukul 19.30 ketika ‘seekor’ motor biru B-2738 EE menabraknya dari belakang, dan hari itu juga 31 Maret 1973 Ahmad Wahib meninggal. Syu’bah Asa, salah seorang rekan dekatnya, kemudian menulis sebuah esei untuk mengenang Ahmad Wahib (Tempo, 14 April 1973). Syu’bah menulis: “Untuk segi teologi, di bidang mana pikiran-pikirannya sangat mendasar dan menginti, orang agaknya malah boleh mengangan-angankan bakal lahirnya seorang semacam Paul Tillich di Indonesia kelak …”.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan