Teologi PembebasanKepalan Tangan Sang Uskup
Silang pendapat tentang teologi pembebasan masih terus berlangsung. Tetapi menurut Th. Sumartana teologi pembebasan harus dipahami sebagai suatu teologi situasional,
Silang pendapat tentang teologi pembebasan masih terus berlangsung. Tetapi menurut Th. Sumartana teologi pembebasan harus dipahami sebagai suatu teologi situasional,
(Beberapa catatan terhadap: ‘Laporan Kongres Pemuda Indonesia di Jakarta 1926’, Kata Pengantar oleh M. Tabrani dan Pendahuluan oleh Abdurrachman Surjomihardjo,
Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib, (Jakarta: LP3ES, 1981), xii + 352 halaman.\ Seusai menulis laporannya yang terakhir sebagai