Prisma

Kebudayaan Pop: Kritik dan Pengakuan

Orang cenderung memandang kebudayaan pop lebih sebagai penyimpangan dari pola-pola kebudayaan atau sebagai suatu perkembangan yang prematur, yang seharusnya digalakkan dan didorong untuk mencapai tingkat kebudayaan yang semestinya. Kebudayaan pop bukanlah bentuk kebudayaan yang kurang bagus. Ia merupakan jenis lain yang hendak membedakan dirinya dari jenis yang telah mapan.

DALAM kehidupan sehari-hari, kata “pop” cenderung berarti sesuatu yang tidak begitu serius. Oleh sebab itu, jika seseorang berbicara tentang kebudayaan pop, maka dia seakan-akan menunjuk kepada hasil-hasil dan tingkah laku budaya yang dianggap tidak termasuk kebudayaan yang mapan. Kebudayaan pop, diciptakan tidak sejalan dengan norma-norma resmi dari “kebudayaan tinggi” dan tidak pula mendapat pengakuan dari kaum elite kebudayaan.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan