Prisma

Picture of Ignas Kleden

Ignas Kleden

lahir di Waibalun, Larantuka, Flores. Belajar filsafah dan teologi pada Sekolah Tinggi Filsafah dan Teologi Katolik, Ledalero, Maumere, Flores. Pernah bekerja sebagai penerjemah buku-buku teologi pada Penerbit Nusa Indah, Ende, Flores. Kemudian bekerja sebagai editor untuk menerjemahkan buku-buku ilmu sosial pada Yayasan Obor Internasional, Jakarta dan kemudian koordinator Penerbitan pada Yayasan Ilmu-ilmu Sosial Jakarta. Meneruskan studi filsafah pada Hochschule fuer Philosophie, di Muenchen dan menyelesaikan tingkat Magister Artium (MA) dengan tesis: Poppers Kritik der Geschichtsphilosophie: Untersuchung zu Motiv und Wert einer Anwendung seiner Falsifikationsforderung, 1981. Kini sedang mengadakan penelitian di Indonesia.

Kebudayaan Pop: Kritik dan Pengakuan

Orang cenderung memandang kebudayaan pop lebih sebagai penyimpangan dari pola-pola kebudayaan atau sebagai suatu perkembangan yang prematur, yang seharusnya digalakkan

Berpikir Strategis tentang Kebudayaan

Strategi yang didasarkan pada persepsi kebudayaan yang bersifat sektoral, niscaya tak akan mampu menangani perubahan-perubahan budaya yang tengah bergejolak. Penanganan

Model Rasionalitas Teknokrasi

Tanpa mempersoalkan asal usul suatu cara pikir yang khas, dapatlah dikatakan bahwa setiap kelompok yang memiliki tujuan yang sama dan

Agama dalam Perubahan Sosial

Tidak semua perkembangan sosial selalu dapat diterangkan dengan menunjuk asal mula perkembangan tersebut. Namun demikian, dalam karangan ini Ignas Kleden