Teori ilmu sosial dianggap berfungsi menjelaskan suatu struktur sosial atau perubahan sosial secara obyektif dan netral. Dalam karangannya, Ignas Kleden mengajukan tesis bahwa suatu teori ilmu sosial sama sekali tidak netral, melainkan menjadi bagian dari struktur sosial dan perubahan sosial yang hendak dijelaskannya. Teori bisa menjadi sumber perubahan bila turut menciptakan keadaan yang dijelaskan tapi bisa juga turut berubah bersama berubah masyarakat. Dengan bertolak dari tesis mengenai hubungan antara praktek dan teori, ditunjuk kedudukan teori sebagai variabel sosial dalam kasus teori sistem dan dalam masalah paradigma ilmu pengetahuan.