Proyek Pedesaan Universitas Indonesia
“Proyek Pedesaan” Universitas Indonesia merupakan realisasi dari program kerjasama antara universitas tersebut dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini bertujuan menyelenggarakan suatu sistem pembangunan masyarakat melalui pendekatan multi-sektoral. Proyek ini juga merupakan persiapan kearah terbentuknya Lembaga Pembangunan Masyarakat Universitas Indonesia.
Sekarang ini proyek tersebut dalam tahap persiapan. Untuk keperluan itu mulai Juni 1975 sampai Januari 1976 telah dilaksanakan beberapa kegiatan, antara lain pengumpulan dan analisa data, seminar penjajagan serta pembentukan satuan tugas. Hasil dari usaha tersebut telah di identifisir atas 4 masalah utama yang segera diusahakan pemecahannya. Masalah itu ialah pertanian, pengairan, perikanan dan peternakan. Untuk memecahkan persoalan tersebut, dari tiap-tiap fakultas, sesuai dengan disiplin keahliannya, telah mengajukan beberapa alternatif program, yang akan dilaksanakan tahun 1977 sampai 1979.
Proyek tersebut didasari oleh pertimbangan adanya pembangunan fisik yang pesat di sekitar Jakarta dan Tangerang, mengakibatkan timbulnya goncangan-goncangan baik di bidang ekonomi maupun sosial. Seperti kenaikan jumlah penduduk yang cepat, banyaknya pengangguran, naiknya harga tanah, dan lain-lain. Di samping itu masyarakat di daerah itu masih sukar menerima inovasi baru akibat rendahnya tingkat pendidikan.
Dari segi potensi, Tangerang memiliki sumber yang cukup. Bila dikembangkan akan merupakan sumbangan terbesar bagi pembangunan daerah tersebut. Misalnya saja daerah itu memiliki tenaga kerja yang melimpah dan murah, lokasi dekat dengan Jakarta, adanya proyek irigasi yang sanggup mengairi 54.000 hektar sawah, kemungkinan adanya tambang minyak bumi dan sebagainya.
Proyek tersebut merupakan hasil pengembangan dari program penelitian dan latihan interdisipliner, yang dikenal dengan “Proyek Serpong”. Proyek ini dulunya adalah hasil kerjasama antara Universitas Indonesia dan Universitas Leiden, Negeri Belanda. Menurut Dr. Dos Sampoerno MPH, Sekretaris Eksekutif Proyek Pedesaan tersebut, program ini mendapat bantuan penuh dari Universitas Hawaii (AS) dan United States Aid for International Development (USAID).