Dari waktu ke waktu karya sastra kaum muda Indonesia selalu merepresentasikan perubahan sosial dan politik zamannya. Karya mereka juga terkait dengan pembentukan kesadaran atau ideologi kaum muda sendiri. Pemuda punya wajah berbeda-beda tergantung makna yang dilekatkan kepada mereka seiring dengan proses perubahan sosial, politik dan kultural. Gerak dinamis ini terekam dengan baik dari hasil karya sastra kaum muda yang juga ikut membentuk perkembangan karya sastra itu sendiri. Kaum muda mengekspresikan perasaan dan sensitivitas seni mereka dengan cara meronta dan berontak terhadap tatanan lama yang membelenggu.