Prisma

Persaingan di Penerbangan Komersial Mulai Menajam

Pengantar

Garuda menambah kekuatan armadanya dengan 9 buah pesawat Airbus A300B4 series-200 tahun ini. Perusahaan penerbangan lainnya ramai-ramai pula membeli pesawat untuk menjawab permintaan yang terus meningkat dari masyarakat yang mulai air minded. Tetapi, di antara penambahan pesawat itu ada pesawat Fokker F-28 mk-1000 milik Garuda yang meledak dan hancur berkeping-keping di Branti, Tanjungkarang. Menurut Dirjen Perhubungan Udara, kecelakaan pesawat udara di Indonesia masih kecil. Paling-paling 2 atau 3 pesawat dari sekian ribu penerbangan dalam satu tahun. Lantas, inikah sebagai gambaran kemajuan dunia penerbangan sipil di Indonesia?

Meningkatnya pemakaian angkutan udara ternyata menimbulkan masalah. Pilot mulai sulit diperoleh oleh beberapa perusahaan penerbangan swasta, karena pencetakan penerbang baru dari Curug tidak mampu mengimbangi kebutuhan yang terus meningkat, padahal 90 persen keselamatan penerbangan berada di tangan mereka. Juga perusahaan-perusahaan swasta mulai merasakan adanya persaingan dalam mencari kontrak kerja, walaupun sudah diusahakan untuk membagi porsi yang ada kepada semua perusahaan agar bisa berkembang, dan semua jalur penerbangan sekarang ini “gemuk” seperti kata Dirjen Perhubungan Udara.

“Kalau Wiweko maunya tidak-ada perusahaan swasta. Dia tidak mau ada saingan. “kata Siti Rahayu Sumadi, Taksi Udara Direktris Deraya.“Kami harus menciptakan pasar untuk mengatasi persaingan yang mulai menajam dan akan terus bertambah tajam ini.” kata Frank D. Reuneker, Direktur Airfast Services Indonesia dalam menanggapi Pelita Air Service yang akan menambah 35 buah Helikopter Bolkow-105, dan sebagai pemimpin pasar karena situasi. Pendapat lain masih bisa diikuti dalam Laporan khusus yang pengumpulan bahan, wawancara, dan penulisannya dilakukan oleh Edward Soaloon Simandjuntak. Redaksi

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan