Pendahuluan
Sektor industri mengalami kemajuan yang pesat baru sekitar 5-6 tahun terakhir ini terutama dengan selesainya tahap konsolidasi dan rehabilitasi terhadap industri-industri yang telah ada dalam tahun-tahun pertama Pelita I serta dengan telah mulai berproduksinya industri-industri baru yang berdiri berkat Undang-undang Penanaman Modal Asing 1967 dan Undang-undang Penanaman Modal Dalam Negeri 1968. Melalui kedua undang-undang ini partisipasi fihak swasta bertambah besar. Sebelum ini, pembangunan yang berarti dalam sektor industri lebih terbatas pada perusahaan-perusahaan milik negara, baik yang dibangun berdasarkan Rencana Pembangunan Lima Tahun dari Biro Perancang Negara di bawah pimpinan almarhum Djuanda sekitar tahun 1956, maupun sebagai hasil implementasi Rencana Pembangunan Nasional Semesta Berencana 8 tahun yang dicanangkan pada tahun 1961. Apa yang terjadi dalam sektor industri selama ini, baik keberhasilannya maupun kegagalan-kegagalannya, tidak lepas dari perkembangan sejarah Kemerdekaan Indonesia yang melahirkan berbagai faktor pendorong maupun penghambat dalam pembangunan industri, serta menciptakan berbagai iklim di mana faktor-faktor tersebut berkembang dan saling pengaruh mempengaruhi. Akibatnya adalah resultante yang dapat kita saksikan sekarang.
Melalui tulisan pendek ini penulis berusaha untuk memberikan sekedar sumbangan pengamatan yang sebagian terbesar didasarkan pada pengalaman pribadi se-waktu mulai turut berkecimpung dalam pembangunan sektor ini lebih dari 17 tahun yang lalu.
Dengan kesadaran bahwa sektor industri terlalu luas untuk diikuti dan difahami segala bidang dan aspeknya oleh seseorang dan kemudian diuraikan dalam suatu tulisan berupa beberapa halaman saja, penulis merasa bahwa tak dapat dihindari apabila ada beberapa pengamatan yang akan jauh dari lengkap, di samping dapat menimbulkan interpretasi dan tanggapan yang mungkin berbeda dengan pengalaman penulis. Namun diharapkan bahwa pada akhirnya dapat dicari esensi dan sintesa pemikiran yang searah dengan hakekat tujuan pembangunan nasional kita.

