Mohammad Anwar Ibrahim
lahir di Semarang, 29 Juli 1932, memperoleh pendidikan pada Jurusan Teknologi Kimia, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (kini ITB) 1952-1955; tahun 1959 mendapatkan gelar Master of Engineering (dalam bidang teknologi kimia) dari Technical University of Nova Scotia, Kanada; pernah menjadi Direktur Teknik PT Pupuk Sriwijaya, Palembang; Direktur Perencanaan Ditjen Industri Kimia, Departemen Perindustrian, kemudian menjadi Kepala Biro Perencanaan; dan Deputi Ketua Bidang Perencanaan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Tercatat tahun 1976:
Mohamad Anwar Ibrahim, lahir di Semarang tahun 1932, adalah Kepala Biro Perencanaan Departemen Perindustrian RI di Jakarta. Sebelumnya menjabat Direktur Teknik PUSRI I (1960-1966), Direktur Perencanaan dan Pengembangan Industri Kimia (1966-1972) Dosen pada Universitas Padjadjaran, serta Penceramah pada SESPA dan SESKO (1959-1976). Mengikuti pendidikan pada Universitas Indonesia, (1952-1955) kemudian pada Nova Scotia Technical College (Canada, 1959), kemudian mengikuti Program Economic Development Institute World Bank, di bidang Industrial Project. Aktif mengikuti kegiatan ilmiah dan seminar, antara lain: United Nations Human Environment Conference (Stockholm, 1972), UNIDO Special Conference (Lima, 1975), UNCTAD IV (Nairobi, 1976) dan ECAFE/ESCAP Conference. Menulis kertas karya, antara lain: "Raw Materials for the Fertilizer Industry Indonesia", (ECAFE, 1967); "The Role of Natural Resources for the Indonesian Chemical (LIPI-NAS Workshop, 1971).