Prisma

Perubahan dan Kesinambungan dalam Pembelahan Masyarakat Indonesia

Sudah merupakan kenyataan bahwa masyarakat Indonesia bersifat sangat majemuk. Kemajemukan tersebut bisa mengambil bentuk pembelahan secara kultural seperti aliran, agama dan juga etnik, tetapi juga bisa berdimensi kelas yang berkaitan dengan masalah kesenjangan ekonomi. Setelah berjalan lebih dari 25 tahun usia Orde Baru, ada baiknya memang melihat kembali apakah teori, asumsi dan paradigma lama tentang pembelahan masyarakat Indonesia masih sesuai atau sudah mengalami perubahan.

SETELAH 25 tahun usia Orde Baru, sangatlah wajar untuk mempertanyakan apakah teori, asumsi dan paradigma lama tentang pembelahan, baik horizontal maupun vertikal, yang ada dalam masyarakat Indonesia masih tetap berlaku ataukah telah mengalami perubahan. Demikian pula dapat dipertanyakan sejauh mana perubahan dan kesinambungan yang terjadi di Indonesia merupakan hal-hal yang spesifik dan sejauh mana memenuhi general trend yang juga terjadi dinegara-negara lain.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan