Prisma

Tanpa “Manisan” Turki Kebuntuan Politik Partai Islam di Indonesia* **


*     Ini adalah versi bahasa Indonesia artikel berjudul “No Turkish Delight: The Impasse of Islamic Party Politics in Indonesia”, terbitan jurnal Indonesia, Volume 92 (October 2011), Southeast Asia Program (SEAP), Cornell University, New York, Amerika Serikat. Diterjemahkan oleh A Zaim Rofiqi.

**   Saya berterima kasih kepada Andi Rachman, Harun Ercan, Benny Setiawan, dan Khelmy Kalam Pribadi atas bantuan yang diberikan selama kerja lapangan dengan menyumbang berbagai bahan untuk artikel ini, dan juga terimakasih untuk Nicole Andres di Murdoch University.


Tulisan ini membahas kegagalan partai-politik Islam di Indonesia dalam mengambilalih kekuasaan negara melalui perpektif perbandingan dengan kasus Turki. Dengan menyandingkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) di Turki, artikel ini menawarkan suatu pendekatan ekonomi politik untuk memahami keterbatasan pencapaian politik partai islam di Indonesia. Penulis menempatkan partai politik Islam di Indonesia dan Turki dalam konteks perubahan sosial-struktural terkait dengan corak pembangunan kapitalis masing-masing negara.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan