Dewasa ini, ekonomi Islam yang sering disebut “ekonomi syariah” tampak kian berkembang di Indonesia. Tidak sulit untuk mengidentifikasi ekonomi yang mengimplementasikan nilai-nilai dan prinsip syariah bersumber dari ajaran dan agama Islam, yang secara keseluruhan dikenal dengan istilah halal. Secara sederhana, semua yang dianggap halal dapat dikategorikan sebagai ekonomi Islam. Yang halal adalah barang dan jasa yang diperjualbelikan. Untuk menjelaskannya, barang dan jasa tersebut dibedakan antara yang halal dan yang haram. Yang halal pastilah bukan yang haram. Itu merupakan konsep utama ekonomi Islam. Dari soal yang sangat sederhana, bila dikembangkan menjadi cukup rumit karena mencakup proses pembuatannya sehingga tidak mudah untuk menentukan kehalalannya. Karena itu, suatu barang atau jasa terkait dengan barang dan jasa lainnya yang menjadi sumber bahan baku produksi sehingga dapat dibayangkan merupakan suatu rangkaian proses produksi. Dalam kaitan itu, ekonomi Islam ternyata memerlukan tidak hanya barang dan jasa pada satu jenis tertentu saja, melainkan mencakup seluruh proses produksi barang tersebut.
Konsep kedua terkait ekonomi Islam mencakup tentang uang dan keuangan. Ekonomi Islam menganggap bunga atau imbalan bersifat haram, bukan halal, dengan berbagai pertimbangan. Salah satu mengapa bunga atau riba bersifat haram karena dianggap lebih banyak mudaratnya ketimbang benefit– nya. Suku bunga dimaksud terkait dengan pinjaman uang yang meliputi sektor perbankan. Untuk itu, ekonomi Islam mengembangkan sistem perbankan yang berbeda mulai dari konsep hingga operasionalisasinya dengan industri perbankan konvensional yang menganut sistem bunga. Konsep utama yang diadopsi adalah sistem bagi hasil. Dalam industri perbankan konvensional, penentuan berdasarkan jumlah modal dan berorientasi selalu untung tanpa mempertimbangkan kemungkinan pembagian rugi. Pada sistem bagi hasil, penentuan berdasarkan rasio dengan mempertimbangkan keuntungan serta kemungkinan rugi. Semakin laba meningkat, pembagian juga akan mengalami peningkatan.