Prisma

Picture of Arie Setyaningrum Pamungkas

Arie Setyaningrum Pamungkas

akrab disapa Tia Pamungkas, dilahirkan di Jakarta, 5 Agustus 1973. Mantan aktivis mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, dan aktif terlibat dalam pelbagai gerakan perempuan, seperti Rumpun Tjut Nyak Dien (RTND), PKBI Yogyakarta, dan Lembaga Studi Pengembangan Perempuan dan Anak (LSPPA) sejak pertengahan tahun 1990- an. Sebagai seniman dan penggiat budaya di Yogyakarta, kerap terjun dalam beberapa kegiatan seni budaya, seperti Festival Kesenian Yogyakarta dan Biennale Yogyakarta. Staf pengajar dan peneliti di Departemen Sosiologi, Fisipol UGM ini, meraih gelar Sarjana (1998) Sosiologi Ekonomi dari UGM; S-2 (2003) Sosiologi dan Kajian Budaya dari the University Sydney, Australia; serta Dr Phil (2015) Kajian Asia Tenggara dan Budaya Masyarakat Muslim dari Humboldt Universitaet zu Berlin. Aktif menulis, di antaranya “Public Morality and the Transformation of Islamic Media in Indonesia” dalam François Gauthier et al. (eds.), Routledge International Handbook of Religion in Global Society (segera terbit, 2020); “Mediatisasi Dakwah, Moralitas Publik dan Komodifikasi Islam di Era Neoliberalisme”, dalam Jurnal Maarif (Vol. 13, No. 1, 2018); “Membela Islam? Dakwah, Konstruksi Moralitas dan Ruang Publik Muslim dalam Sejarah Media Islam di Indonesia”, dalam Sri Margana et al. (eds), Agama dan Negara di Indonesia (2017); dan “Aksi Bela Islam dan Ruang Publik Muslim: Dari Representasi Daring ke Komunitas Luring”, dalam Jurnal Pemikiran Sosiologi (2017).