Dana Luar Negeri dalam APBN
Pembangunan ekonomi negara-negara berkembang saat ini umumnya dipercepat oleh injeksi modal luar negeri, melalui jalur pemerintahan dan swasta. Laju pertumbuhan
lahir di Majene, Sulsel, tanggal 8 November 1939, adalah Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum pada Universitas Hasanuddin, Ujung Pandang, dan Sekretaris BKS-PTN Indonesia Timur (1983-kini). Tamat dari Fak. Ekonomi Universitas Hasanuddin (1964), melanjutkan studi ke School of Economics pada University of The Philippines, sehingga meraih gelar M.A. dan kemudian Ph.D. (1977). Pernah menjabat Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Organisasi dan Manajemen Universitas Hasanuddin (1979-1982). Aktif mengikuti berbagai seminar di dalam dan luar negeri, antara lain: International Symposium on New Direction of Asia's Development Strategies (Tokyo, 1979), Workshop on UNCTAD Studies II (Kolombo, 1981), dan ke-III (India, 1982), Workshop on University Administration of ASEAN Economic Associates (Bangkok, 1981). Di antara karyanya yang telah dipublikasikan: The Competitiveness of Indonesia's Exports of Manufactures (Tokyo: Institute of Developing Economics, 1982), Pola dan Struktur Industri: Perbandingan antara Indonesia dan Negara-negara Berkembang terutama di Kawasan ASEAN, (Jakarta: CSIS, 1982), Ekspor dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (EKI), Maret, 1978, dan sebagainya.
Pembangunan ekonomi negara-negara berkembang saat ini umumnya dipercepat oleh injeksi modal luar negeri, melalui jalur pemerintahan dan swasta. Laju pertumbuhan