Transformasi Ekonomi di Taiwan
Pengalaman Taiwan menunjukkan bahwa transformasi ke arah industrialisasi dapat dijalankan hanya dengan menyediakan kondisi landasan yang kukuh, yakni reformasi agraria
Didik J. Rachbini lahir di Pamekasan, 2 September 1960. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pertanian (1983) dari Institut Pertanian Bogor. Pendidikan pascasarjana dan doktoralnya ditempuh di Central Luzon State University, Filipina, di mana ia meraih gelar M.Sc. (1988) dan Ph.D. (1991) dalam bidang Ekonomi Pertanian.
Sepanjang kariernya, ia dikenal luas sebagai ekonom yang kritis terhadap kebijakan pembangunan nasional. Selain aktif sebagai pengajar dan menjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina, ia memiliki rekam jejak panjang di lembaga pemikir (think tank) sebagai pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF). Pengabdiannya di sektor publik meliputi peran sebagai anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) periode pertama dan anggota DPR RI. Tulisan-tulisannya banyak mengulas mengenai ekonomi politik, ketahanan pangan, dan dimensi kelembagaan dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
Pengalaman Taiwan menunjukkan bahwa transformasi ke arah industrialisasi dapat dijalankan hanya dengan menyediakan kondisi landasan yang kukuh, yakni reformasi agraria
KETENAGAKERJAAN adalah persoalan besar bagi negara berkembang seperti Indonesia. Persoalannya bersifat sentral karena tidak hanya berkaitan dengan masalah ekonomi, tetapi
Herman E. Daly dan John Cobb, Redirecting the Economy Toward Community, the Environment, and a Sustainable Future; Boston, Beacon Press