Prisma

Picture of Douglas Anton Kammen

Douglas Anton Kammen

Dilahirkan di Ithaca, New York, tahun 1965. Menamatkan S­1 dari Jurusan Filsafat dan Jurusan Asian Studies, S­2 dan S­3 dari Jurusan Pemerintahan Universitas Cornell, Amerika Serikat, di bawah bimbingan Profesor Benedict R O’G Anderson. Kali pertama tertarik dengan Asia Tenggara pada 1983, ketika berada di Solo, Jawa Tengah. Saat itu, meruyak kampanye eksekusi ekstra­yudisial yang dike­ nal sebagai “Pembunuhan Misterius.” Sempat mengajar di Departemen Ilmu Politik, Canterbury University, Selandia Baru (1998­2000), menjadi Senior Scholar Fulbright di Universitas Hasanuddin, Makassar (2000­ 2001), dan kemudian mengajar di Universidade Nacional Timor Lorosae, Dili (2001­2003). Penelitiannya berfokus pada politik dan sejarah Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan Timor Leste dan terutama pada isu­ isu kekerasan politik, gerakan sosial, aksi kolektif dan hak asasi manusia. Penah menjadi peneliti di Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (CAVR) di Timor­Leste (2003­2004); In­Country Coordinator United States­East Timor Scholarship (2006); dan dosen di Department of Southeast Asian Studies, National University of Singapore (sejak 2007). Banyak mener­ bitkan karya tulis, di antaranya artikel berjudul “World­turned­upside­ down: Benedict Anderson, Ruth McVey and the ‘Cornell Paper’,” dalam Indonesia (Oktober 2017); sejumlah buku bertajuk A Tour of Duty: Changing Patterns of Military Politics in Indonesia in the 1990s (1999, bersama Siddharth Chandra); The Contours of Mass Violence in Indone- sia, 1965-1968 (2012, disunting bersama Katharine E McGregor); Three Centuries of Conflict in East Timor (2015); Independent Timor-Leste: Between Coercion and Consent (2019), dan Cina Timor: Baba, Hakka and Cantonese in the Making of East Timor (2019).