Prisma

Picture of Eric Hiariej

Eric Hiariej

dilahirkan di Ambon, Maluku, 20 November 1970. Dosen di Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Mencurahkan banyak perhatian di bidang studi gerakan sosial, politik identitas, demokrasi, dan globalisasi. Karya-karya peneliti senior pada Centre of Security and Peace Studies, UGM, yang pernah diterbitkan antara lain sejumlah artikel, sub-bab, dan buku, “The Rise of Post Clientelism in Indonesia” (2015); “Moralisasi, Estetisasi Politik dan Populisme: Masalah-masalah Demokrasi Indonesia” (2014); “Indonesia’s Democracy and the Rise of Populism” (2014); “Aksi dan Identitas Kolektif Gerakan Islam Radikal di Indonesia”, dalam Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (2010); “Pemulihan Kekuasaan Kelas Dominan dan Politik Neoliberalisme”, dalam Jurnal Global (2009); “Gerakan Anti Kapitalisme Global”, dalam Jurnal JSP (2004); Globalisasi, Kapitalisme, dan Perlawanan (2013); Materialisme Sejarah Kejatuhan Soeharto: Pertumbuhan dan Kebangkrutan Kapitalisme Orde Baru (2006); Politik Transisi Pasca Soeharto (2004); Masyarakat Pasca Militer (2000). Menyelesaikan pendidikan S-1 di Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fisipol- UGM (1995) serta meraih gelar Master of Philosophy (2003) dan Doctor of Philosophy (2009) Ilmu Politik dan Hubungan Internasional dari Department of Political Science and International Relations, School of Social Sciences, Faculty of Arts, Australian National University, Canberra, Australia, dengan disertasi berjudul “The Politics of Becoming Fundamentalist in the Age of Cunsumer Culture.” Saat ini menjabat Direktur Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik, UGM (sejak 2013) serta Ketua Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Fisipol- UGM (sejak 2012).