Heru Nugroho
memperoleh gelar Sarjana Sosiologi dari Fakutas IlmuSosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (1986); meraih gelar Master of Art bidang Kajian Kependudukan di Fakultas Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (1989), dan titel Doktor Sosiologi diperoleh dari Fakultaet fuer Soziologie Universitaet Bielefeld, Jerman (1993). Guru Besar Sosiologi di UGM disandangnya pada 2009. Hingga kini bekerja sebagai dosen di Departemen Sosiologi Fisipol UGM dan dosen di Prodi Kajian Budaya dan Media Sekolah Pascasarjana UGM. Pendiri dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Institut for Research and Empowerment (IRE, 1996-sekarang) itu, pernah menjabat sebagai Direktur pada Center for Critical Social Studies (CCSS, 2001-2006). Saat ini berminat mendalami kajian-kajian kritis praktik teknologi dan dampaknya pada sistem ekologi bumi dan sosial. Sejak tahun 2011 menggeluti proyek “Politik Bumi untuk Energi Terbarukan”, baik secara teoritis maupun praktik. Eksperimennya berhasil melakukan isi ulang daya listrik sepeda motor listrik dan mobil listrik dengan pembangkit listrik turbin angin dan panel surya. Pada 2009, memperoleh lisensi untuk menerbangkan pesawat ringan dari Depertemen Perhubungan RI dan sekaligus tergabung menjadi anggota Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Selain menjadi hobi, aktivitas kedirgantaraan itu juga digunakan untuk mengamati lingkungan ekologi bumi yang terus-menerus berubah cenderung menuju pada titik “The Limits to Growth”.