Lucky Lontoh
adalah salah seorang peneliti kebijakan energi dengan konsentrasi dan spesialisasi dampak fiskal dan sosial dalam transisi energi. Pria yang dilahirkan di Jakarta pada 10 Oktober 1978 itu menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Awal karier profesionalnya dihabiskan di sejumlah lembaga yang bersinggungan dengan reformasi politik di Indonesia, seperti CETRO, the Partnership for Governance Reforms, Panwas Pemilu, dan lain-lain. Pada 2013, memimpin sebuah tim peneliti yang mengkaji respons sosial dan dampak ekonomi dari kebijakan pengurangan subsidi BBM di 13 daerah di Indonesia. Menulis banyak tulisan ilmiah, di antaranya “Pricing Reform, Social Assistance, and the Importance of Perceptions” yang dimuat dalam The Political Economy of Energy Subsidy Reform (2017). Pada 2018, menerbitkan sebuah kajian ekonomi-politik berjudul “Missing 23 per cent Target: Roadblocks to the Development of Renewable Energy in Indonesia.” Aktif menyumbang tulisan dan pikiran serta terlibat dalam proses evaluasi kebijakan energi, di antaranya dalam forum G20 Peer Review (Italia-Indonesia) dan APEC Energy Working Group. Saat ini, sejak bergabung dengan International Institute for Sustainable Development (IISD) pada 2009 sebagai seorang peneliti, memegang jabatan sebagai associate dan koordinator program Indonesia untuk IISD dengan misi memperluas pengetahuan mengenai transisi energi untuk keluar dari ketergantungan terhadap energi fosil.