Prisma

Picture of Todung Mulya Lubis

Todung Mulya Lubis

lahir di Muara Botung, Kabupaten Mandailing, Sumatera Utara, 4 Juli 1949. Studi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Pada 1974, magang di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dan mendirikan divisi hak asasi manusia di lembaga ini. Jabatan terakhirnya di LBH adalah sebagai Direktur Bidang Nonlitigasi. Setelah meraih gelar Sarjana Hukum dari UI, melanjutkan studi ke Law School, University of California, Berkeley, USA (1978) dan Harvard Law School, Cambridge, Massachusetts, USA (1980). Pada 1983, menerbitkan In Search of Human Rights: Legal-Political Dilemmas of Indonesia’s New Order 1966-1990, sebuah buku penting yang menerangkan pemikiran demokratis tentang HAM di Indonesia. Meraih gelar Doctor of Juridicial Science dari University of California at Berkeley, AS (1990). Pada 1991, mendirikan The Law Office of Mulya Lubis and Partners, yang lebih dikenal dengan nama Lubis, Santosa, and Maulana Law Offices. Bersama lembaga itu, banyak terlibat dalam praktik penyelesaiaan sengketa korporasi dan komersial. The Asia Pacific Legal (2006/2007) memilih salah satu anggota Asosiasi Advokat Indonesia (Ikadin), Asosiasi Konsultan Hukum Pasar Modal, dan International Bar Association (IBA) itu sebagai individu terkemuka yang berpengaruh besar dalam praktik penyelesaian sengketa di Indonesia. Awal 2018, aktivis, ahli hukum, pengacara, dan dosen di pelbagai perguruan tinggi di Indonesia itu dilantik sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Norwegia merangkap Islandia.