Winda Safitri
lahir di Jakarta, 2002, adalah Analis Politik Keamanan di Laboratorium Indonesia 45. Menyelesaikan studi sarjana pada Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Jakarta. Fokus risetnya mencakup studi keamanan dalam negeri, khususnya pemolisian, serta dinamika demokrasi di Indonesia. Pada 2025, sejumlah tulisannya dimuat di The Jakarta Post, antara lain Reforming KUHAP Without Redressing the Power Imbalance; The Year of Resistance: What Protest Movements Really Tell Us; dan Threshold Removal: A Game-changer for Indonesian Democracy? Karya-karya tersebut menegaskan kepeduliannya terhadap isu politik-hukum dan demokrasi kontemporer. Sebelumnya, Winda berpengalaman sebagai asisten peneliti di Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia, tempatnya mulai mendalami kajian politik-hukum (political jurisprudence) dan politik keamanan. Pengalaman itu memperkuat kapasitas akademiknya dalam menghubungkan teori dengan praktik kebijakan publik. Saat ini, aktif mengembangkan analisis politik keamanan dan demokrasi melalui riset, publikasi, serta keterlibatan dalam diskursus kebijakan di tingkat nasional.