Prisma

Picture of Rahadi Teguh Wiratama

Rahadi Teguh Wiratama

dilahirkan di Kediri Jawa Timur tahun 1965. Menyelesaikan S-1 di FISIP Program Studi Hubungan Internasional Universitas Nasional (1992), Jakarta. Aktif menulis di Kompas, Tempo, Forum Keadilan, Prisma, dan Jurnal Ilmu Politik. Bergabung di LP3ES sebagai peneliti bidang ekonomi-politik, demokrasi, perubahan sosial serta human rights mainstreaming research (1993-2012) dan menjabat Kepala Center for the Study of Democracy and Development (CESDA)-LP3ES (2007-2012). Mengikuti short course program bidang Research Management and Methodology di Social Weather Station (SWS), Manila (2002). Bersama tim peneliti LP3ES melakukan riset dan menerbitkan buku Supremasi Sipil, Pelembagaan Politik dan Integrasi Nasional: Studi Transisi Politik Pasca-Orde Baru (2003) serta Meneropong Hak atas Pendidikan dan Layanan Kesehatan: Analisis Situasi di Tiga Kabupaten: Indramayu, Sikka, dan Jayapura (2005). Penyunting buku Plot TNI AD-Barat: Di Balik Tragedi ’65 (2000) ini juga terlibat dalam program kegiatan riset kompetitif Pusat Penelitian Politik LIPI (2008-2010) dan berbagai kegiatan riset beberapa organisasi masyarakat sipil. Pada 2008, bersama sejumlah aktivis, mendirikan Pengembangan Kemandirian Indonesia (Peran), organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang penguatan hak-hak rakyat. Kini, senior analyst di Indonesia Indicator (2014-2015), sebuah lembaga di bidang Strategic Intelligence, aktif sebagai redaktur Jurnal Prisma (sejak 2009) dan Associate Researcher Global Future Institute (GFI).

Refleksi 25 Tahun Reformasi

Selama dua setengah dekade pasca- Reformasi 1998, Indonesia telah mengalami berbagai perubahan penting, baik di bidang politik, ekonomi, sosial, maupun

Proksi Kekerasan Negara

Judul   : State of Disorder: Privatised Violence and the State in Indonesia Penulis : Abdil Mughis Mudhoffir Penerbit           : Palgrave

Ringkasan Angket Pembaca Prisma

Sejak Prisma terbit kembali pada 2009 hingga kini, untuk kali pertama kami menyelenggarakan angket. Angket ini dimaksudkan sebagai upaya untuk

Ideologi, Negara, dan Bangsa

Dalam beberapa tahun terakhir, Tanah Air dilanda pelbagai masalah yang perlu disikapi dengan langkah-langkah strategis melalui sosialisasi program nasional “Empat