Prisma

Picture of Sumitro Djojohadikusumo

Sumitro Djojohadikusumo

lahir di Purwokerto tahun 1917, adalah Guru Besar pada Universitas Indonesia; Ketua Umum Ikatan Koperasi Pegawai Negeri (IKPN). Pernah menjabat sebagai Asisten Perdana Menteri RI (1946), Wakil Ketua Misi Indonesia ke Dewan Keamanan PBB, anggota delegasi RI dalam Konferensi Meja Bundar (1948-1949), Kuasa Usaha RI di Washington (1950), Menteri Perdagangan dan Perindustrian (1950-1951), Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1951-1957), Menteri Keuangan RI (1952-1953) dan (1955-1956), Menteri Perdagangan RI (1968-1972) dan Menteri Negara Riset RI (1973-1978). Terakhir menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Pembaharuan Pendidikan Nasional. Ikut dalam berbagai kegiatan ilmiah serta menulis berbagai kertas karya dan tulisan yang diterbitkan di dalam dan luar negeri. Menulis buku, antara lain: Ekonomi Pembangunan (1960), General Economics: Principles, Theory and Policy (1956), Searchlight on Indonesia (1959), Trade and Aid in South-east Asia: Report on Malaysia and Singapore (1968), Indonesia dalam Perkembangan Dunia: Kini dan Masa Datang (1976). Catatan tahun 1972: PROF. DR Sumitro Djojohadikusumo (55 tahun), adalah Menteri Perdagangan dalam Kabinet Pembangunan R.I. dan juga Ketua Special Coordinating Committe of ASEAN (SCCAN). Kariernya sebagai ahli ekonomi dapat dilihat dari tangga pendidikannya mulai dari Bachelor of Science (1937), Master of Arts (1940) dan kemudian Doctor of Philosophy (Ph.d., 1942) kesemuanya dalam Ilmu Ekonomi yang diperolehnya dari Netherlands School of Economics di Rotterdam. Selain juga studi literature pada Universite de Sorbone di Paris (1938). Pengalaman kerja dimulai sebagai Asisten Perdana Menteri RI (1946), Wakil Ketua Missi Indonesia ke Dewan Keamanan PBB dan Anggota Delegasi ke Konferensi Meja Bundar (1948—49), Kuasa Usaha Kedutaan RI di Washington (1950), Menteri Perekonomian RI dalam Kabinet Natsir (1950—51), Professor dalam Ilmu Ekonomi dan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1951—57), Menteri Keuangan RI dalam Kabinet Wilopo (1952—53), dan kemudian Menteri Keuangan RI dalam Kabinet Burhanudin Harahap (1955—56). Tahun 1958 s/d 1967 berada dalam pelarian diluar-negeri setelah ikut pemberontakan menentang Pemerintah Soekarno, tapi tahun 1967 kembali ke Indonesia dan 1968 diangkat oleh Presiden Suharto menjadi Menteri Perdagangan RI hingga kini. Sejak tahun 1943 hingga kini sangat produktif dalam menulis buku-buku, khususnya dibidang ekonomi, diantaranya: "Ekonomi Pembangunan" (1955), "General Economics: Principles, Theory dan Policy" (1956), "Searchlight on Indonesia" (1959), "Trade and Aid in South-east Asia: Report on Malaysia & Singapore" (1966), dan banyak lagi buku-buku laporan untuk PBB.

Indonesia Menuju Tahun 2000*

Pendekatan masalah Tulisan ini bersifat sketsa atau suatu contour mengenai beberapa aspek pokok dalam perkembangan keadaan Indonesia dari kini sampai

Perkembangan Kebijaksanaan Riset*

Pengarahan dan koordinasi kegiatan riset oleh Menteri Negara Riset berpangkal dan berlandaskan pada Keputusan Presiden No. 9, Tahun 1973 dan